Saya punya teman banyak...yang straight ngga bisa dihitung pake jari, yang straight dan tahu saya Lesbian bisa dihitung pake jari, temen yang lesbian apalagi...lebih bisa dihitung pake jari. Namun buat saya teman saya yang bener bener temen saya itu sedikit, dan diantara "teman" saya yang sedikit itu terselip mantan saya. Yang pertama adalah mantan pacar cowo saya, saya kasih nama dia si A aja deh. Si A ini bisa jadi tempat curhatan saya dikala saya galau sama hubungan saya dengan perempuan, kaya diantara kami ngga ada pernah ada story bahwa saya dulu selingkuh dari dia buat bersama dengan pacar perempuan saya.
Yang kedua adalah mantan pacar perempuan pertama saya...Alesha. Our relationship is far more growing than ever. Alesha is always be my person, saya sama Alesha itu kaya Meredith and Christina Yang di Grey's Anatomy, 2 kepribadian yang sangat bertolak belakang but at one point they can understand each other very well. So yeah almost everything that i've been through lately she knows the story...i know her so well and she understand me well.
Yang ketiga adalah temen SMP saya, seorang ibu beranak satu yang mulutnya nyinyir minta ampun. Dari mulai saya Coming Out ke dia sampe hari ini ini , ngga ada satu pun kata kata dia yang menghakimi saya, memandang rendah saya, bahkan menjauhi saya. Dia bilang dia bangga punya at least 1 temen Lesbian. Yang selalu dia ingatkan ke saya adalah bagaimana saya menjaga kelesbianan saya ini supaya ngga diketahui keluarga saya, karena dia tahu pasti keluarga saya pasti akan sangat kecewa, apalagi ibu saya. Ketika saya dulu putus dari Alesha pun dia memberi saya sudut pandang yang sangat menyegarkan, and helped me to move on. dan ketika saya cerita bahwa saya ingin mencoba lagi dengan perempuan yang umurnya jauh di bawah saya dia hanya bisa senyum dan tetap memberikan support nya, ketika saya putus dengan Sarah pun dia memberikan moral support yang tidak biasa, sudut pandang yang diberikan ke saya untuk melihat keselurhan masalah saya selalu beda dari orang lain sehingga saya pun bisa melihat semuanya dengan jelas. And I owe her a lot for that.
Yang ke empat adalah Geng Beranjak saya. Lushka, Cesca, Sam, Indy, Kak Yas, lima orang ini anggota asli geng beranjak saya. They helped me through my breakup with Alesha, berkat mereka juga akhirnya saya bisa ketemu sama Sarah, dan mereka ngga henti hentinya bantu saya secara moral untuk bangkit dari kesedihan saya ketika ternyata Sarah tak lagi jadi milik saya.
Jadi kalau di lihat dari tulisan saya diatas, saya patut bersyukur mempunyai teman teman seperti mereka itu. My life turns out full of wonderful people surrounds me. Maybe i will find another love in my life, but my love for them is indefinitly.

No comments:
Post a Comment