Thursday, February 28, 2013

Saturday, February 23, 2013

*plok*

Dikantor gue ini sebenernya kerjaannya super duper tinggi load nya. Apalagi kalau menjelang akhir bulan gini, semua sibuk benerin KPI masing masing.

Berhubung gue di divisi yang emang harus create budget untuk setiap lini produk yang akan di support jualannya dan di control pemakaiannya jadi lah masing masing PIC lini produk di divisi gue ini kalau udah akhir bulan gini body language di meja nya sama...yaitu megangin jidat dengan pandangan menerawang ke monitor, yang rata rata pemandangan monitornya hampir sama semua juga...yaitu data jualan yang di di compile dari tiap cabang, muka kusut, dan ngomel ngomel kalau ada yang datang tiba tiba bawa memo budget yang harus di create huihihihi.

Nahhh...2 bulan terakhir ini para marketing lini produk tersebut mulai kalang kabut karena SRE (Sales Reduction) mereka guedeeeee...yahhh gue sih cuman bisa memaparkan logika gue ke mereka bahwa pasar barang jualan company gue ini emang lagi jenuh, jadi lah stock toko menggunung dan otomatis support kita ke toko pun jadi ngga jelas pengeluarannya...

Enough about the work anyway, disini gue cuman mau cerita bahwa betapa gue ngga pernah dianggap perempuan di antara temen temen se divis gue ini, padahal yah di divisi gue ini ngga semua cowok kok.yah cuman 2 sih termsuk gue...yang satu udh emak emak meskipun seumuran sama gue. Temen temen cowo gue ini kadang suka kyurang ayjaaaarrr sama gue....ada yang suka sembarangan noyor kepala gue, ada yang suka se enak nya manggil "bro" padahal meeting sama CFO gue....satu lagi yang gue heran kenapa gue tidak menjadikan nasalah "sexual harassment" di kantor...temen gue ini tiba tiba suka out of nowhere "PLOK" nepok pantat gue...bahkan meremas pantat gue...tunggu...tunggu...jangan emosi dulu...kenapa gue ngga marah diginiin...yah karena dia melakukkan hal yang sama kepada sesama teman cowo gue yang lain...which means sebenernya temn gue ini entah agak homo...atau yah emang bocor aja isi kepala nya. Dan gue ngga pernah menganggap hal iu menjadi tendesius negatif ke arah sexual harassment...karena yah emang kaga pake napsu juga...dan gue pun akan melakukan hal yang sebalik ke mereka....huihihihihi

Jadi kadang yah kita emang perlu bercanda dan menciptakan good connection between our colleagues at work, because we spent most of our time in the office dengan orang orang yang sama, suasana kerja menjadi menyenangkan..dan yah ngga dimungkiri juga kalau ada beberapa orang yang kadang suka bikin kita sebel dan kesel...but we can easily forget about that because we only consider them as colleagues...bukan teman sebener benarnya teman...emang bisa siy kadang kadang teman kantor menjadi teman dalam hidup kita sehari hari...tapi di kasus gue, gue ngga pernah punya teman model begitu...selain karena gue emang masih "in the closet" dengan orientasi sexual gue dan gue tidak mau membahayakan karier gue yang lagi cemerlang cemerlangnya ini, gue juga emang tidak pernah mau mencampurkan urusan kantor dan urusan pribadi gue di luar kantor...jadi yahhh kalau bisa gue emang ngga sengaja nyari pacar yang bakal sekantor sama gue...hihihi
susah pasti ituuu...meskipun kecengan gue dikantor ada siyhhhh...tapi tetep ngga akan gue bawa naik ke level selanjut nya.

Ahhh udah ah nyeritain soal kantor gue...bisa bisa gue nyerocos lagi curhat soal meeting yang ngga kelar kelar..hihihihi




  


Friday, February 22, 2013

Hari ini

Hari ini gue mencoba untuk menuntaskan semua rasa, rasa yang gue pernah punya buat seseorang. Karena hari ini gw di hadapkan oleh kenyataan yang ternyata jauh dari apa yang gue bayangkan selama ini tentang seseorang ini.

Hari ini juga gue berusaha menuntaskan rasa ingin tahu gue akan hubungan diantara seseorang yang gue sayang dengan teman yang gue sayang juga..semua rasa itu gue musnahkan di hari ini.

Hari ini sepertinya hari berkabung buat gue, gue kehilangan teman dan gue kehilangan seseorang yang gue sayang. Mereka seperti tak mau tahu atau mungkin juga tak peduli dengan perasaan gue. Betapa gue juga sakit dengerin semua lika liku permasalahan diantara mereka dan gue. Betapa mereka tidak peduli dengan gue yang mungkin hampir di ambang kewarasan gue 2 minggu terakhir ini, betapa mereka mengacuhkan niat gue yang masih pure untuk berteman dengan mereka, berusaha meluruskan yang tak lurus, menerangi yang gelap, menggabungkan kepingan kisah yang hilang, dan gue tetep di tunjuk sebagai penyebab mereka saling membenci.

Hari ini gue sadar..mereka tak pernah jadi teman gue...dan seseorang itu tak pernah gue miliki. Hari ini gue sadar gue mungkin terlalu sayang dengan mereka, gue terlalu naif dan gue terlalu lurus...bahwa gue selalu memandang kehidupan dengan warna hitam dan putih...tak pernah ada warna abu abu di kamus gue.

Hari ini mendekati hari special gue...dan gue mendapat hadiah tak terkira sakitnya dari Tuhan, mungkin ini cara Tuhan menyadarkan gue dari semua pandangan awang awang gue.

Hari ini gue sedih..di tengah meeting, di tengah presentasi report gue...gue harus menitikkan air mata, karena akhirnya gue mengetahui sesuatu, sesuatu yang selama ini gue anggap menjadi satu realitas ternyata realitas itu semu..apakah gue harus percaya kepada seseorang itu yang telah menyakiti gue dengan kata kata serta perlakuannya?entahlah...entah apa yang bisa gue percaya saat ini.

Seseorang itu kemudian menangis dan meminta maaf atas semua nya, gue hanya bisa terdiam...tak bisa berkata kata, tak ada kata yang muncul di kepala untuk membalas permintaan maaf itu. Gue mati rasa. Seseorang itu tidak pernah tahu betapa gue hampir gila di buat nya ketika dia memutuskan semua nya, hampir setiap malam gue menangis dan menangis, meratapi  satu kesalahan yang gue buat dan berharap dia mau menerima gue kembali. Betapa gue menyesali kejadian itu, dan betapa gue cinta sama seseorang ini sampai tak satu pun nasihat teman teman gue dengar, dan gue selalu berdalih bahwa memang gue yang salah dan gue pantas menerima ganjarannya. Tapi ternyata seseorang ini sudah melakukan kebohongan terlebih dahulu semenjak segala nya bahkan belum di mulai, kebohongan yang melibatkan teman teman saya ini.

Hari ini mungkin Jakarta di guyur hujan deras di sore hari, deras nya hujan kali ini tak bisa di bandingkan dengan derasnya tangisan gue di toilet kantor siang tadi, entah apa yang dipikirkan orang orang di meeting tadi gue ngga peduli, gue izin keluar dari ruang meeting, berlari menuju toilet dan menangis sekuat tenaga sampai gue ngga bisa nafas. 
 
Hari ini sungguh penuh dengan kejutan, tangisan, dan rasa marah. Hari ini saya berhenti mencintai nya. Hari ini saya berhenti menyayangi teman saya, gue ngga suka di tunjuk sebagai pembuat masalah, masalah yang sesungguh nya tak pernah menjadi milik gue..masalah yang mereka buat sendiri dengan tidak jujur sama gue. 

Hari ini hidup saya memang penuh drama, wajar, saya perempuan dan kadang saya perlu penjelasan yang sejelas jelas nya tanpa ada tabir, tanpa ada kode. Karena gue ada di bagian kecil masalah mereka, bagian kecil dimana mereka melupakan adanya saya di bagian cerita itu.

Jadi hari ini yah cukup sampai hari ini, tak ingin tahu lagi,tak ingin mengingatnya kembali, tak ingi lagi membahas nya. Cukup sampai hari ini saja cinta gue, cukup sampai hari ini saja rasa hormat gue.

Semoga setelah hari ini mereka bahagia..semoga setelah hari ini seseorang itu menyadari bahwa tak ada yang bisa mencintai dia sebesar cinta saya kepada nya. Setelah hari ini saya mati rasa.

Thursday, February 21, 2013

Words

your words
my words

is there any truth in there?
i know mine is, yours?

your words
my words

repetition of explanation
between your words and my words
it doesn't fit anymore

when words are flying through our little mouth 
it was cutting out our heart out
we bleed each other with our words

it is only just words
yes...words
words that you wont say it

well after all this time words dont mean anything to me again
speak anything,my ears were not hearing your words


Wednesday, February 20, 2013

It's Just

It's just me
Plain simple me

It's just Us
No connection

It's just You
Complicated masked person

Everything about you..and me..can be described as "It's just"

Sex Reassignment Surgery (Female to Male)

Terinspirasi dari hasil sahut2an di Twitter sama Jeung Vio, jadilah gue mau nulis soal ini. Selain dari hasil sahut2an, gue sama Vio ternyata menonton acara yang sama di Channel National Geographic, acara nya adalah sebuah segmen "Taboo" dengan judul Transgender. Nah yang dibahas kebetulan adalah yang seorang wanita yang merubah kelamin nya menjadi Laki laki

Sex Reassigment Surgery ini ada beberapa tahap. Pertama adalah Masectomy, ditahap ini merupakan tahap Removing breast, lalu di sambung dengan Chest Contouring atau pembenukan dada seperti layak nya dada pria. Banyak Trans Male yang memilih untuk hanya sampai pada tahap ini saja. Tahap yang ke dua adalah Hysterectomy, pada tahap ini Trans Male akan menghilangkan Uterus nya, lalu ada juga Bilateral salpingo-oophorectomy (BSO) nah di tahap ini Trans Male akan menghilangkan kedua Ovarium nya dan Fallopian Tubes nya. 

Most of the Transgender case that having a sexual reassignment surgery karena mereka secara mental merasa bahwa mereka berada di tubuh yang salah. Mungkin diantara kalian ada yang sudah pernah menonton kisah Chastity Bono yang berubah menjadi Chaz Bono, yahhh kurang lebih hal hal yang melatar belakangi keinginan untuk merubah kelamin dari perempuan menjadi laki laki sama persis dengan yang di alami Chaz ini. Chaz sejak kecil merasa bahwa dia  berada di tubuh yang salah, deep down dia selalu merasa dia adalah laki laki, awalnya dia menampik perasaaan itu dan meyakinkan diri dia bahwa dia adalah Lesbian, well ternyata being Lesbian doesn't make the feeling that she has go away, malah makin menjadi. Finally she decide that she will have a sexual reassignment surgery. 

Perubahan kelamin ini merupakan proses yang tidak sebentar, harus bertahap ngga langsung BAMMM lo jadi cowo...ngga. Tapi dengan kemajuan teknologi, yang tadi nya ga mungkin untuk merubah kelamin, sekarang bisa dilakukan meskipun jalan menuju ke sana ngga gampang dan sudah pasti ngga murah.

Oh iya, gue tadi juga sempet baca di wikipedia bahwa sekarang sudah memungkinkan untuk  fully reassignment the sex, the name of the procedure are Metoidioplasty dan Phalloplasty, kedua prosedur ini dijamin akan membuat Penis buatan bekerja dan berfungsi secara normal, segala sensasi bercinta dapat juga di rasakan.

Gue pribadi tidak membenci, tidak berusaha menghakimi para transgender, i respect them. I know there's a lot of them out there yang hidupnya ngga seberuntung si Chaz Bono. Mereka selalu jadi kaum minoritas, bahkan diantara kaum yang sudah minoritas ini mereka selalu jadi kaum yang disisihkan dan di cemooh. Beruntung banget gue dulu bisa kerja di tempat yang emang sangat toleran dengan kaum minoritas ini, jadi gue lebih terbuka dan bisa berpikiran luas mengenai mereka.

Jadi kalau lo tanya gue mau menjalani perubahan kelamin dari perempuan menjadi laki laki, gue akan jawab HELL NO!!, i like being a girl and i also like girls, and i sexually attract to girls also...thats why i dont like being labeled, it will categorize us into genders...while in fact we were all in the same gender which is woman. So please Lesbian...jangan terkukung dengan pelabelan, kalian semua sama sama perempuan yang hidupnya penuh dengan drama...ya ngga?hihihi