Terinspirasi dari hasil sahut2an di Twitter sama Jeung Vio, jadilah gue mau nulis soal ini. Selain dari hasil sahut2an, gue sama Vio ternyata menonton acara yang sama di Channel National Geographic, acara nya adalah sebuah segmen "Taboo" dengan judul Transgender. Nah yang dibahas kebetulan adalah yang seorang wanita yang merubah kelamin nya menjadi Laki laki
Sex Reassigment Surgery ini ada beberapa tahap. Pertama adalah Masectomy, ditahap ini merupakan tahap Removing breast, lalu di sambung dengan Chest Contouring atau pembenukan dada seperti layak nya dada pria. Banyak Trans Male yang memilih untuk hanya sampai pada tahap ini saja. Tahap yang ke dua adalah Hysterectomy, pada tahap ini Trans Male akan menghilangkan Uterus nya, lalu ada juga Bilateral salpingo-oophorectomy (BSO) nah di tahap ini Trans Male akan menghilangkan kedua Ovarium nya dan Fallopian Tubes nya.
Most of the Transgender case that having a sexual reassignment surgery karena mereka secara mental merasa bahwa mereka berada di tubuh yang salah. Mungkin diantara kalian ada yang sudah pernah menonton kisah Chastity Bono yang berubah menjadi Chaz Bono, yahhh kurang lebih hal hal yang melatar belakangi keinginan untuk merubah kelamin dari perempuan menjadi laki laki sama persis dengan yang di alami Chaz ini. Chaz sejak kecil merasa bahwa dia berada di tubuh yang salah, deep down dia selalu merasa dia adalah laki laki, awalnya dia menampik perasaaan itu dan meyakinkan diri dia bahwa dia adalah Lesbian, well ternyata being Lesbian doesn't make the feeling that she has go away, malah makin menjadi. Finally she decide that she will have a sexual reassignment surgery.
Perubahan kelamin ini merupakan proses yang tidak sebentar, harus bertahap ngga langsung BAMMM lo jadi cowo...ngga. Tapi dengan kemajuan teknologi, yang tadi nya ga mungkin untuk merubah kelamin, sekarang bisa dilakukan meskipun jalan menuju ke sana ngga gampang dan sudah pasti ngga murah.
Oh iya, gue tadi juga sempet baca di wikipedia bahwa sekarang sudah memungkinkan untuk fully reassignment the sex, the name of the procedure are Metoidioplasty dan Phalloplasty, kedua prosedur ini dijamin akan membuat Penis buatan bekerja dan berfungsi secara normal, segala sensasi bercinta dapat juga di rasakan.
Gue pribadi tidak membenci, tidak berusaha menghakimi para transgender, i respect them. I know there's a lot of them out there yang hidupnya ngga seberuntung si Chaz Bono. Mereka selalu jadi kaum minoritas, bahkan diantara kaum yang sudah minoritas ini mereka selalu jadi kaum yang disisihkan dan di cemooh. Beruntung banget gue dulu bisa kerja di tempat yang emang sangat toleran dengan kaum minoritas ini, jadi gue lebih terbuka dan bisa berpikiran luas mengenai mereka.
Jadi kalau lo tanya gue mau menjalani perubahan kelamin dari perempuan menjadi laki laki, gue akan jawab HELL NO!!, i like being a girl and i also like girls, and i sexually attract to girls also...thats why i dont like being labeled, it will categorize us into genders...while in fact we were all in the same gender which is woman. So please Lesbian...jangan terkukung dengan pelabelan, kalian semua sama sama perempuan yang hidupnya penuh dengan drama...ya ngga?hihihi

Ahahahahahaha... perempuan emang identik dengan drama...
ReplyDeleteI love my boobs and everything around it (termasuk lemak yang menyembul di tempat yang disebut perut inyih.... #huks)
Boleh aku membuat post yang terilhami dari post ini?